Dynamics of Administrative and Criminal Accountability in Cases of Abuse of Authority Resulting in State Losses According to Indonesian Law
DOI:
https://doi.org/10.58344/jws.v4i7.1445Keywords:
Abuse of Authority, State Losses, Administrative LawAbstract
Abuse of authority by state officials in Indonesia remains a serious issue, not only violating regulations but also causing state financial losses and diminishing the quality of public services. This study examines the dynamics of administrative and criminal liability in cases of abuse of authority that result in state losses, especially after the issuance of Law Number 30 of 2014 concerning Government Administration. There is an assumption that the return of state losses by the perpetrator can eliminate his criminal liability, even though this is contrary to the provisions of Article 4 of Law Number 31 of 1999 concerning the Eradication of Corruption. This study is a normative legal study with a normative and philosophical juridical approach. The results indicate that the return of state losses does not immediately eliminate criminal liability for corruption. In practice, the results of administrative examinations can be used as evidence in enforcing criminal law. Therefore, coordination between the realm of administrative law and criminal law is important in resolving abuse of authority fairly and effectively.
References
Anggoro, F. N. (2024). Ius constituendum harmonisasi kontrol yudisial terhadap penyalahgunaan wewenang pejabat pemerintahan. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional.
Azhari, J. (2022). Pengembalian kerugian negara pada tindak pidana korupsi. Jurnal Penelitian Universitas Jambi, 41–49.
Dahnir. (2022). Peranan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dalam kegiatan pengadaan tanah untuk kepentingan umum (antara profesionalisme dan perbuatan melawan hukum/tindak pidana korupsi). Iuris Studia: Jurnal Kajian Hukum, 255–263.
Hapsari, A. F. (2024). Analisis penyalahgunaan wewenang oleh pejabat publik dalam perspektif hukum administrasi dan tindak pidana korupsi. Jurnal Penelitian Multidisiplin Terpadu.
Hariwangsa, T. (2024). Upaya penguatan regulasi untuk mencegah tindak pidana korupsi. Disiplin: Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda, 121–130.
Hasan, Z. (2023). Penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana perjudian online. Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 375–380.
Ibrahim, A. S. (2025). Analisis yuridis terhadap penyalahgunaan wewenang dalam administrasi pemerintahan: Tinjauan berdasarkan Undang-Undang No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. Jurnal Rectum: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana, 116–125.
Kurniawan, M. R. (2024). Pelaksanaan Undang-Undang No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi atas penyalahgunaan wewenang oleh pejabat pemerintah dikaitkan dengan belanja APBN di Candipuro. Innovative: Journal of Social Science Research, 5251–5261.
Malian, S. (2020). Penyalahgunaan wewenang jabatan oleh pejabat negara/pemerintah: Perspektif hukum administrasi negara dan hukum pidana. Jurnal Hukum Respublica, 102–121.
Maulidina, B. (2023). Peran peradilan tata usaha negara dalam penegakan hukum administrasi negara berbasis prinsip good governance. Yustisi, 196–209.
Mubarak, R. (2021). Penentuan kerugian keuangan negara akibat penyalahgunaan kewenangan pejabat pemerintah. Jurnal Ilmiah Penegakan Hukum, 174–182.
Parto, H. G. (2025). Politik dinasti dan tantangan demokrasi: Kajian filosofis Machiavelli dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adil di Indonesia. JISIPOL: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Purba, D. A. (2024). Analisis yuridis pengurangan pemidanaan bagi terdakwa perempuan pada kasus korupsi di setiap tingkatan pengadilan. Jurnal Cahaya Mandalika, 1345–1369.
Putra, E. A. (2024). Aspek hukum administrasi dan hukum pidana dalam pengadaan barang dan jasa: Peranannya dalam mewujudkan pengadaan barang dan jasa yang akuntabel. Lex Renaissance, 179–202.
Resmadiktia, N. M. (2023a). Pertanggungjawaban pemerintah dalam mewujudkan good governance sesuai hukum administrasi negara. Wahana Pendidikan, 685–697.
Resmadiktia, N. M. (2023b). Pertanggungjawaban pemerintah dalam mewujudkan good governance sesuai hukum administrasi negara. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 685–697.
Ridwan, J. (2020). Hukum administrasi negara dan kebijakan pelayanan publik. Bandung: Nuansa Cendekia.
Sijabat, V. P. (2024). Analisis perbedaan unsur penyalahgunaan kewenangan dalam Undang-Undang Tipikor dan Undang-Undang Administrasi Pemerintahan: Implikasi terhadap penegakan hukum. Jurnal Hukum Lex Generalis.
Sundari, E. I. (2025). Tumpang tindih kewenangan kejaksaan dan kepolisian dalam RUU Kejaksaan. Birokrasi: Jurnal Ilmu Hukum dan Tata Negara, 94–107.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Tubagus Rekayasa Kamal Djunaedi, Suparno Suparno

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International. that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.















