The Relationship Between Food Availability, Household Food Security, and the History of Infectious Diseases with the Incidence of Malnutrition in Toddlers

Authors

  • Ummu Aiman Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Witri Agustiani Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Nur Indriani Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Hijratulmarah Hijratulmarah Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Nurul Fuadi Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58344/jws.v3i2.540

Keywords:

Malnutrition, Food Availability, Household Food Security, History of Infectious Diseases

Abstract

The aim of this study is to investigate and analyze the relationship between food availability, household food security, and history of infectious diseases with the occurrence of malnutrition in toddlers. The method used in this research is an analytical survey with a cross-sectional study design. The population in this study is toddlers aged 12-59 months in the disaster-prone area of Pantoloan, with a sample of toddlers aged 12-59 months. The results of the study show a significant relationship between food availability and the occurrence of malnutrition in toddlers (p = 0.000). This means that toddlers who do not have guaranteed food availability in the last 12 months have a greater risk of experiencing malnutrition. However, no significant relationship was found between a history of infectious diseases and the occurrence of malnutrition (p = 0.566), possibly due to the mild and non-persistent nature of malnutrition, which does not affect the toddlers' immune system. Furthermore, a significant relationship was found between household food security and the occurrence of malnutrition (p = 0.006). Many families still need to prioritize adequate nutrition for their family, thus improving access to food to meet nutritional needs is still necessary. The study implies a deeper understanding of the factors influencing malnutrition in toddlers in disaster-prone areas and provides a basis for the development of appropriate interventions to improve the nutritional status of toddlers. Efforts to improve food availability and household food security are expected to reduce the risk of malnutrition in toddlers in the area.

References

Achmadi, U. F. (2013). Kesehatan masyarakat: teori dan aplikasi. Rajawali Pers.

Afrizal, A. (2017). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Kepuasan Pelayanan Gizi Pada Pasien Yang Mendapatkan Makanan Biasa Di Ruang Rawat Inap RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2017. Universitas Andalas.

Arisman, M. B. (2008). Gizi dalam Daur Kehidupan. Buku Kedokteran. Jakarta.

Arlius, A., Sudargo, T., & Subejo, S. (2017). Hubungan ketahanan pangan keluarga dengan status gizi balita (studi di desa palasari dan puskesmas kecamatan legok, kabupaten tangerang). Jurnal Ketahanan Nasional, 23(3), 359.

Hutagaol, E. K. (2019). Masalah Kesehatan Dalam Kondisi Bencana: Peranan Petugas Kesehatan Partisipasi Masyarakat. Jurnal Ilmiah Kesehatan Institut Medika Drg. Suherman, 1(1).

Idris, I., Samsudrajat, A., & Hapsari, D. I. (2020). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Gizi Buruk dan Gizi Kurang pada Balita (Studi Kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Durian Kabupaten Sintang). Jumantik, 7(2), 41–50.

IMT, Hubungan Indeks Massa Tubuh Angraini, R. D. W. I. (n.d.). Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul Jakarta.

Jayarni, D. E., & Sumarmi, S. (2018). Hubungan ketahanan pangan dan karakteristik keluarga dengan status gizi balita usia 2–5 tahun (studi di wilayah kerja Puskesmas Wonokusumo Kota Surabaya). Amerta Nutrition, 2(1), 44–51.

Kartiningrum, E. D. (2015). Faktor risiko kejadian gizi kurang pada balita di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Mojokerto. Hospital Majapahit (Jurnal Ilmiah Kesehatan Politeknik Kesehatan Majapahit Mojokerto), 7(2).

Kasim, E., Malonda, N., & Amisi, M. (2019). Hubungan antara riwayat pemberian imunisasi dan penyakit infeksi dengan status gizi pada anak usia 24-59 bulan di kecamatan ratahan Kabupaten Minahasa Tenggara.(Relationship between history of immunization and infectious disease with nutritional status in. Jurnal Bios Logos, 9(1), 34–43.

Kemenkes. (2019). Cegah Stunting dengan Perbaikan Pola Makan, Pola Asuh dan Sanitasi. Kemenkes RI.

Lestari, S. A., & Pakkan, R. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Mekar Kota Kendari. MIRACLE Journal Of Public Health, 2(1), 121–133.

Melati, A. (2014). Hubungan Pengetahuan Ibu dan Ketersediaan Pangan dengan Status Gizi Balita di Kelurahan Kurao Pagang Kecamatan Nanggalo Tahun 2014. Padang: Politeknik Kesehatan Kemenkes Padang.

Nasrul, N., Candriasih, P., & Arifin, N. A. (2019). Status Gizi Anak Balita Pasca Bencana di Pengungsian Kelurahan Buluri Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal GIZIDO, 11(2), 71–80.

Nurrizky, A., & Nurhayati, F. (2018). Perbandingan antropometri gizi berdasarkan BB/U, TB/U, dan IMT/U siswa sd kelas bawah antara dataran tinggi dan dataran rendah di Kabupaten Probolinggo. Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, 6(1), 175–181.

Pravana, N. K., Piryani, S., Chaurasiya, S. P., Kawan, R., Thapa, R. K., & Shrestha, S. (2017). Determinants of severe acute malnutrition among children under 5 years of age in Nepal: a community-based case–control study. BMJ Open, 7(8).

Priswanti, P. (2005). Hubungan Ketersediaan Pangan Keluarga Dan Tingkat Konsumsi Energi Protein, Fe, Asam Folat, Vitamin B12 Dengan Kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) Dan Anemia Pada Ibu Hamil. Program Studi Ilmu Gizi.

Rahmah, R., Arifin, S., & Hayatie, L. (2020). Hubungan Ketersediaan Pangan dan Penghasilan Keluarga dengan Kejadian Gizi Kurang dan Gizi Buruk pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Beruntung Raya. Homeostasis, 3(3), 401–406.

Ramadani, K. A., & Sodikin, S. (2020). Hubungan penyakit infeksi dan ketahanan pangan keluarga terhadap status gizi balita di puskesmas kalimanah purbalingga. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah.

Ramadhina, L. (2019). Hubungan Ketersediaan Pangan Keluarga dan Pola Pemberian Makan Anak Balita dengan Status Gizi Balita di Desa Paya Geli Kecamatan Sunggal. Universitas Sumatera Utara.

RI, K. K. (2018). Laporan Riskesdas 2018. Vol. 53, Kementerian Kesehatan RI.

Safitri, A. M., Pangestuti, D. R., & Aruben, R. (2017). Hubungan Ketahanan Pangan Keluarga Dan Pola Konsumsi Dengan Status Gizi Balita Keluarga Petani (Studi Di Desa Jurug Kabupaten Boyolali Tahun 2017). Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 5(3), 120–128.

Suryana, A. (2003). Kapita selekta evolusi pemikiran kebijakan ketahanan pangan. (No Title).

Tasman, R. (2020). Model Regresi Robust Metode Least Trimmed Square (LTS) Dan Estimasi S Pada Faktor Yang Mempengaruhi Stunting 0-59 Bulan. UNIVERSITAS AIRLANGGA.

Widaryanti, R. (2019). Pemberian Makan Bayi dan Anak. Deepublish.

Downloads

Published

2024-02-29

How to Cite

Aiman, U., Agustiani, W. ., Indriani, N. ., Hijratulmarah, H., & Fuadi, N. . (2024). The Relationship Between Food Availability, Household Food Security, and the History of Infectious Diseases with the Incidence of Malnutrition in Toddlers . Journal of World Science, 3(2), 155–165. https://doi.org/10.58344/jws.v3i2.540