Urban Land Consolidation Policy in the Context of Creating a Good Environment According to Spatial Planning in Indonesia

Authors

  • I Wayan Gede Suacana Universitas Warmadewa, Bali, Indonesia
  • I Wayan Sudana Universitas Warmadewa, Bali, Indonesia
  • I Nyoman Wiratmaja Universitas Warmadewa, Bali, Indonesia
  • Diah Rukmawati Universitas Warmadewa, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58344/jws.v3i2.559

Keywords:

Urban Land Consolidation, Environmental Management, Community Participation

Abstract

The research aims to understand how urban land consolidation can solve these problems and improve environmental quality and maintenance of natural resources by involving active community participation. The research method is qualitative, with documentation techniques as one of the data collection methods, by viewing and analyzing documents created by the subject himself or other people about the topic. Data analysis, which consists of three main activities, namely data presentation, data reduction, and conclusion drawing/verification, is a series of activities inseparable from one another. This research shows that the primary substance in land consolidation is that community participation is necessary to donate part of their land, which will then be used to construct public and social facilities. Therefore, it is essential to socialize land consolidation with land rights holders or participants so that they understand the process and mechanism for implementing the land consolidation project correctly. With this understanding, urban land consolidation can be a problem solver and solution for creating a suitable living environment according to spatial planning and making land available for public and social purposes.

References

Ardani, M. N. (2019). Peran Kantor Pertanahan dalam Kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap. Gema Keadilan, 6(1), 45–62.

Arif, B. (2007). Aplikasi Penataan Perumahan dan Permukiman Masyarakat dalam Penataan Ruang Kota sesuai Kebijakan Pemerintah. Jurnal Penelitian. Departemen Permukiman Dan Prasarana Wilayah.

Arisaputra, M. I., & SH, M. K. (2021). Reforma agraria di Indonesia. Sinar Grafika (Bumi Aksara).

Ariyani, N. M. D., & Parsa, I. W. (2019). Konsolidasi Tanah Sebagai Upaya Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas Pemanfaatan Tanah Perkotaan Secara Optimal. E-Jurnal Universitas Udayana, 1–15.

Arnowo, H. (2022). Konsolidasi Tanah Untuk Optimalisasi Tanah Pertanian Berskala Kecil (Studi Kasus Di Kota Salatiga). Tunas Agraria, 5(1), 1–16.

Harisandi, L. (2015). Pola Penyelesaian Sengketa Antar Pemegang Hak †œDe Yure†Dengan †œDe Facto†Pada Lokasi Program Konsolidasi Tanah di Kota Mataram. Jurnal IUS Kajian Hukum Dan Keadilan, 3(2).

IRISA, N. (2015). Penyelesaian Sengketa Konsolidasi Tanah Pembangunan Jalur Dua Jalan By Pass Padang. UPT. Perpustakaan Unand.

NUGRAHA, A. S. (n.d.). Penyediaan Tanah Untuk Permukiman Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah Di Kota Makassar.

Nur Handayati, S. H. (n.d.). Konsolidasi Tanah dalam Penataan Permukiman di Perkotaan. Jakad Media Publishing.

Prihatin, R. B. (2015). Alih fungsi lahan di perkotaan (Studi kasus di Kota Bandung dan Yogyakarta). Jurnal Aspirasi, 6(2), 105–118.

Ramadhona, A. (2017). Pelaksanaan konsolidasi Tanah perkotaan untuk pembangunan jalan by pass di kota Bukittinggi. JCH (Jurnal Cendekia Hukum), 3(1), 73–84.

Ridwan, I. H. J., & Achmad Sodik, S. H. (2023). Hukum Tata Ruang: dalam konsep kebijakan otonomi daerah. Nuansa Cendekia.

Suacana, I. W. G. (2022). Konsolidasi Tanah Perkotaan Secara Swadaya Sebagai Wujud Pelaksanaan Fungsi Sosial Atas Tanah. Tanah, Rakyat Dan Penanaman Modal Pasca Undang-Undang Cipta Kerja (2), 291.

Suliantoro, N., & Lutfi, A. (2022). Penerapan Peraturan Menteri Agraria Dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Konsolidasi Tanah terhadap Pelaksanaan Konsolidasi Tanah di Subak Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kec. Kediri, Kab. Tabanan, P. Jurnal Magister Ilmu Hukum, 7(2), 44–65.

Wijaya, G. P., & Ana Silviana, T. (2016). Praktik Konsolidasi Tanah Perkotaan Sebagai Alternatif Model Pembangunan Wilayah Perkotaan Tanpa Pembebasan Tanah. Diponegoro Law Journal, 5(2), 1–18.

Downloads

Published

2024-02-29

How to Cite

Gede Suacana, I. W., Sudana, I. W. ., Wiratmaja, I. N. ., & Rukmawati, D. . (2024). Urban Land Consolidation Policy in the Context of Creating a Good Environment According to Spatial Planning in Indonesia. Journal of World Science, 3(2), 238–245. https://doi.org/10.58344/jws.v3i2.559